

MENGANTI, KESUGIHAN – Ada pemandangan yang sangat istimewa dan selalu dinantikan oleh warga Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap setiap kali perayaan Hari Besar Islam tiba. Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, para peserta Khotmil Qur’an Masjid Jami Baiturrahmah diarak keliling desa dengan cara yang unik dan membanggakan: menunggang kuda!
Tradisi arak-arakan berkuda ini bukan sekadar pawai biasa, melainkan sebuah bentuk syiar Islam sekaligus wujud apresiasi dan penghormatan kepada anak-anak serta remaja yang telah berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an.
Momen pawai keliling desa ini selalu berhasil mencuri perhatian dan menjadi pusat kemeriahan. Berikut adalah beberapa hal menarik dari tradisi arak-arakan tahun ini:
Pihak panitia dan jajaran Takmir Masjid Jami Baiturrahmah merasa sangat bersyukur atas kelancaran acara dan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat. Keamanan dan ketertiban selama arak-arakan berlangsung juga patut diapresiasi, berkat kerja sama yang baik antara panitia, peserta, dan penonton.
Semoga tradisi arak-arakan berkuda ini dapat terus dilestarikan sebagai warisan budaya dan kebanggaan Desa Menganti. Lebih dari itu, semoga apresiasi ini semakin memotivasi anak-anak dan generasi muda lainnya untuk semangat belajar, membaca, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an. Aamiin Ya Rabbal Alamin.
| Luas Area | 100 m2 |
| Luas Bangunan | 90 m2 |
| Status Lokasi | Wakaf |
| Tahun Berdiri | 2015 |